Friday, December 30, 2011

SubhanAllah. Sejarah setiap tiang dan ruang dalam Masjid Nabawi


Sumber di sini. Semoga bermanfaat.




Beberapa ahli sejarah telah menggambarkan ruangan dalam Masjid Nabi SAW. Misalnya Syaikh Dehlawi (958 H – 1052 H) telah menuliskan dengan detail ruangan berikut dalam bukunya “Sejarah Madinah”. Penomoran berikut sesuai dengan nomor pada denah Masjid yang terdapat pada akhir buku ini.

1. TIANG DUTA/UTUSAN: Nabi SAW menggunakan tempat ini untuk menemui para utusan yang datang. Beberapa Sahabat terkemuka duduk disekitar beliau selama pertemuan berlangsung.
2. TIANG PENGAWAL: Menjadi tempat berdiri para pengawal Nabi SAW. Matori berkata, “Pintu rumah Aisyah RA berhadapan dengan tiang ini, dan Nabi SAW melalui pintu ini menuju ke Masjid Nabawi.”
3. TIANG TEMPAT TIDUR: Abdullah bin Umar RA bercerita, “Nabi SAW menggunakan tempat ini sebagai tempat tidur beliau selama I’tikaf.

4. TIANG ABU LUBABAH: Tertulis padanya. Seperti disebutkan dalam tafsir Ibnu Katsir, Nabi SAW bermaksud untuk menghukum bani Quraizzah (sebuah suku Yahudi) atas pengkhianatannya kepada Nabi SAW. Abu Lubabah RA ditunjuk sebagai penengah. Dia secara tidak sengaja membocorkan rahasia Nabi SAW kepada suku Yahudi itu. Abu Lubabah segera menyadari kesalahannya dan mengikat dirinya sendiri pada tiang ini, hingga Allah SWT menerima taubatnya. Setelah tujuh hari, Nabi SAW menerima wahyu mengenai diterimanya taubat Abu Lubabah dan melepaskan ikatanya dengan tangan beliau sendiri. Al Qur’an, Surat Al Anfal, Ayat 27 – 28 diwahyukan untuk meberikan kepada kita sebuah pelajaran. Yakni mengkhianati kepercayaan adalah sebuah kesalahan yang sangat fatal bagi para Sahabat Nabi SAW, sehingga mereka melakukan tindakan yang luar biasa untuk memperbaiki kesalahannya.
5. TIANG AISYAH: Tabrani menyebutkan Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Ada tempat yang sangat penting di dalam Masjid Nabawi yang mulia, jika seorang mengetahuinya, mereka akan mengadakan undian untuk mendapatkan kesempatan agar bias shalat di sana”.
Suatu hari para Sahabat bertanya kepada Aisyah RA tentang tempat ini. Beliau menolak untuk memberitahukan tempat tersebut. Akhirnya para Sahabat pergi, sedangkan Aisyah RA masih bersama dengan keponakannya Abdullah bin Zubair RA. Belakangan para Sahabat memperhatikan bahwa Abdullah bin Zubair RA melakukan shalat dekat dengan tiang Aisyah. Para Sahabat meyakini bahwa Aisyah RA memberitahukan tempat tersebut secara rahasia kepada keponakannya.
Nabi SAW pernah mengimami shalat dari titik ini selama beberapa hari setelah perubahan qiblat dari Masjid Al Aqsa ke Ka’bah di Makkah. Belakangan, beliau selalu mengimami shalat dari titik yang sekarang dikenal sebagai Mihrab Nabawi As Syarif.

6. TIANG MUKHALLAQAH: Jabir RA meriwayatkan seperti disebutkan dalam hadits Buhari, “Nabi SAW bersandar pada sebatang pohon kurma (yang awalnya terletak pada tempat dimana tiang ini berada) ketika melakukan khutbah Jumat, kaum Ansar dengan hormat menawarkan pada Nabi SAW, kami dapat membuat sebuah mimbar untukmu, jika engkau menyetujuinya”.
Nabi SAW menyetujuinya dan sebuah mimbar yang terdiri dari 3 anak tangga dibangun. Ketika Nabi SAW duduk di atas mimbar ini untuk berkhutbah, para Sahabat mendengar batang pohon kurma itu menangis seperti anak kecil. Nabi SAW mendekati pohon yang sedang menangis ini dan kemudian memeluknya. Pohon ini lalu tenang setelah sebelumnya terisak-isak seperti onta betina. Pohon kurma tersebut menangis karena ia tidak digunakan lagi untuk mengingat Allah SWT.
Sejak itu batang pohon tersebut diberi sejenis pewangi yang disebut Khaluq. Dan kemudian, tiang dimana pohon kurma itu dulu berada, dikenal dengan sebutan tiang Mukhallaqah.

 
7. MIHRAB NABAWI: Tidak ada mihrab di dalam Masjid Nabawi selama periode pemerintahan Nabi SAW dan empat Khalifah yang pertama. Pada tahun 91 H, Umar bin Abdul Aziz pertama kali melakukan shalat di sini di dalam sebuah bentuk mihrab. Jika kita berdiri di dalam mihrab ini dan melakukan shalat, tempat sujud kita akan terletak di tempat dimana kaki Nabi SAW berpijak. Dinding tebal mihrab ini menutupi tempat sujud Nabi SAW yang sebenarnya.
8. MIHRAB USTMANI: Khalifah Utsman RA mengimami shalat di tempat ini. Sekarang, Imam Masjid Nabawi juga mengimami shalat di sini. Umar bin Abdul Aziz kemudian membangun sebuah mihrab di sini.
9. MIHRAB HANAFI: Sebelumnya Imam shalat dari empat Mazhab (Hanafi, Syafi’i, Maliki, dan Hambali) mengimami shalat di Masjid Nabawi secarah terpisah pada waktu yang sedikit berbeda dan tempat yang berbeda. Imam Hanafi mengimami shalat pada tempat ini. Namun kini, hanya satu shalat berjamaah yang diselanggarakan di Masjid Nabawi, yang dipimpin oleh Imam dari Mazhab Hambali. Hal ini berlaku sejak kekuasaan dipegang oleh Pemerintahan Saudi
10. MIHRAB TAHAJUD: Nabi Muhammad SAW melakukan shalat tahajjud di tempat ini.

 
11. MIMBAR: Seperti disebutkan dalam hadits Bukhari Muslin dan diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda “Antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman dari taman-taman surga dan mimbarku akan berada di telaga Kautsar pada hari Kiamat”. Berbagai pemerintahan muslim mengirimkan mimbar untuk Masjid Nabawi dari waktu ke waktu. Mimbar yang ada sekarang, dikirim oleh Sultan Murad ke-3 dari Dinasti Usmani pada tahun 998 H.
12. TEMPAT MUAZZIN: Tempat ini, berupa balkon segi empat, terletak di sebelah Utara Mimbar Nabi. Tempat ini selain sebagai tempat adzan juga sebagai tempat shalat muadzin dan untuk menguatkan suara takbir pada shalat lima waktu.
13. PANGGUNG DISEKITAR TEMPAT TAHAJJUD: (tidak ada keterangan – pent.)
14. PANGGUNG TEMPAT PETUGAS KEAMANAN: Jika kita memasuki Masjid Nabawi dari Bab Jibril, panggung ini akan berada di sebelah kanan. Dibangun oleh Sultan Nuruddin Zanki. Panggung ini sebenarnya bukanlah tempat dari Ahlu Suffah, seperti perkiraan banyak peziarah.

 
15. TEMPAT AHLU SUFFAH: Suffah berarti tempat berteduh. Sahabat Nabi yang miskin dan tidak memiliki rumah, bertimpat tinggal di Suffah. Di sini mereka mendapat pendidikan tentang Islam dan mengamalkannya. Jika kita berjalan dari tiang Aisyah berlawanan dengan arah qiblat, Suffah berada setelah tiang ke-5. Namun setelah Nabi SAW memperluas Masjid pada tahun ketujuh Hijriah, Suffah dipindah sekitar sepuluh meter kea rah Timur, seperti yang tergambar pada denah Masjid Nabawi.

16. BAB (PINTU) BAQI’: Pintu ini berhadapan dengan Bab Salam.

17. BAB (PINTU) JIBRIL: Terletak di bagian Timur, disebut juga Bab Nabi, karena beliau selalu masuk melalui pintu ini. Adapun alasan penyebutan Bab Jibril adalah sebuah riwayat dari Aisyah RA, “Ketika Nabi SAW pulang dari Khandaq, dan meletakkan senjata kemudian mandi, Jibril AS mendatangi Beliau seraya berkata, ‘Engkau meletakkan senjatamu?, demi Allah kita belum (bisa) meletakkan senjata, pergilah menuju mereka’, Nabi SAW berkata, ‘kemanakah?’, Jibril AS menjawab, ‘ke sini’, dia menunjuk Bani Quraizzah. Maka Nabi SAW keluar menuju mereka.
18. BAB (PINTU) NISA: Pintu ini dibuka oleh Umar ibn Khattab tahun 12 H. Beliau mengatakan, “Alangkah baiknya kalau pintu ini dikhususkan untuk wanita”.
19. BIR (SUMUR) HA: Jika kita memasuki Masjid dari bagian paling kiri dari Bab Fahd, sumur ini berlokasi sekitar15 meter ke dalam Masjid dan ditandai dengan 3 lingkaran. Nabi SAW terkadang mendatangi sumur ini dan meminum airnya. Sumur dan taman yang mengelilinginya dimiliki oleh Abu Talhah. Ketika dia mendengar ayat 92 surat Ali Imran yang berbunyi:
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya

Abu Talhah RA segera mengimfakkan taman ini karena mengaharapkan Ridha Allah SWT. Inilah contoh bagaimana para Sahabat berekasi terhadap ayat-ayat al Qur’an dan secara spontan langsung mengerjakan perintah Allah dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

 
20. BAB (PINTU) SALAM: Umar ibn Khattab RA membuka pintu ini yang terletak di tembok Masjid bagian Barat, ketika dilakukan perbaikan Masjid tahun 12 H. Dinamakan Bab as Salam karena letaknya sejajar dengan tempat penghormatan berupa salam kepada jasad Rasulullah SAW.

 
21. RUMAH ABU BAKAR RA: Jika kita berjalan dari mimbar melalui Bab Siddiq, rumah ini berlokasi setelah tiang ke-5 sejajar dengan Bab Siddiq. Suatu hari Nabi SAW bersabda, “Semua pintu rumah-rumah yang terbuka langsung ke dalam Masjid harus ditutup kecuali pintu rumah Abu Bakar”. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa Abu Bakar RA akan menjadi khalifah pertama.



 You can copy and share in your blog, if you want =)

Wednesday, December 28, 2011

terbangkan saya ke Philippines!


Palawan, Philippines.

Tuesday, December 27, 2011

boxing!


Can you believe the sky? Yes we still have no snow. The temperature fluctuate between 8- 14 degree..yo-yo weather.

The shoppers went crazy for boxing day.. the stores opened early, but we arrived even earlier haha. Got ourself a room at travelodge Wirral Estham (my first and last!) and as early as 9:30am dah tercegat kat Cheshire Oak designer outlet. It was my second time, after La Valle village Paris outlet. Ntahlah biasa2 saja, orang kata, to join the crowd hihi. Aiseh silap taktiklah, we should wait at the Next clearance door, sebab lambat 2 jam barang2 semua dah habis. Tapi baguslah juga, jimat sikit =)






the houndstooth winter coat mentioned in earlier post. (background song; any Gwen Steffani's track)

Britain's biggest christmas tree, heh rasanya KLCC punya besar lagi?


I later found eBay's boxing price pun competitive juga..and of coz selesa duk rumah kan..haish.. So we got shoes and clothes, Thomas attire for my son, and daddy bought vacuum mainan for him sebab kesian Aariz memang suka main vacuum heh. Sempat rembat ni masa beratur kat Next, Just Pink perfume set at 3pound



Obviously. No excuse for a pink lover hmmm..



because it is pink


Sometimes bought thing just because it is pink (and princess -.- ) Haish..macammana you all yang ada baby girl eh? =)

Saturday, December 24, 2011

Andalucia Day 3 : Alhambra, Granada





I've been waiting Alhambra for my whole life. I've been picturing myself wandering and appreciating Alhambra, to witness the Moorish masterpiece, be part of its glory  with him, my husband and my son. Have you ever heard, be careful of what you wish for =)  Alhamdulillah.

Alhambra is located in Granada, on the top of hill of Assabica. Alhambra in Arabic means 'the red', or in complete form was Calat Alhambra  'the red fotress', by which Alhambra is palaces and fortress complex.

on the way to Granada..the Sierra Nevada mountain with snow on top

 the red one, reflect the color of the red clay

Albaycin hills


Alhambra as the most significant and well known Islamic architecture was built for the last King/ Emir of Muslim in Spain from the Nasrid dynasty, Yusuf then Muhammad V the Sultan of Granada in 13th century.  I once had known about Alhambra as a refuge place for the intellectual (muslim intellectual) from Spanish Christian. And here when Queen Isabella 1 came to picture.  To her whom the last Sultan surrendered the Emirate of Granada

I better not to start cerita pasal perang Granada, nanti melencong pula entry hehe. I was truly happy for visiting my dream place. Nevertheless, feeling sadden for what I discovered. I'll tell you later. Anyway, some of the main highlight are the Nasrid palaces, Alcazaba (the fortress), the Partal, the Charles V palace (inserted in Alhambra lepas Christian ambil alih), and the lovely Generalife garden. 


 to the entrance of Nasrid palaces




The Nasrid palaces were divided into three parts; Mexuar, Serallo and Harem. It was here the Sultan, his ministers or member consult on state affair, or anything related.


 felt deja vu when I entered this room..


the interior and exterior wall, decorated with calligraphy..kalimah suci, subhanAllah.





The Serallo as the main resident for emir has rooms surround the Patio of the Myrtles ( Patio de los Arrayanes), the large pool and the very significant view/symbol of Alhambra,



Moving on here is the most famous Court of Lions (Patiio de los Leones) , central fountain which supported by 12 tame-looking lions. HOW I WISH IT IS NOT CLOSED FOR RENOVATION  T_T



this is how it should looks, picture credit to google (taken from my old post)


You must know, in it a poem says ; "Sedikit bicara dan kamu akan menemui kedamaian". WHAT A MAGICAL! I should return here..Aariz please bring mummy here again =(


More photos

 once was the path for Sultan...and Aariz now..






Aariz was amazed by the water. In here you could hear the sounds of water all around. Because the palaces were constructed followed the theme ' paradise on earth'.

reflection, at the Partal


 
The end of Nasrid palaces, the most celebrated palace in Alhambra complex. The other palace found in here is the palace of Charles V, from the holy Roman emperor in 15th century, which was inserted within the Nasrid fortification.
 
 


 dibina di atas keruntuhan dinasti Nasrid
sedih tau cerita dia..if only you want to google..



 
To tell the truth, I'm not that keen for any other place than Nasrid palaces (and the Generalife garden), I guess nothing can  beat the highest of Islamic architecture.
 
 
typical carving at Charles V palace
 
And what I disappointed most here, there was no worship room/surau.. mengingatkan Alhambra once upon a time was tempat Islam kan.. hmmm =( 
 
Now to the Generalife garden (Jennat Al Arif, Garden of Arif). Generalife was the summer palace ( tempat bersuka2 atau istana hinggap) was owned by the Nasrid emir also constructed in 13th century. The origin might have slight redecoration but still best reflects the Persian garden style with long pool and fountains.
 
 





 
 
Alhamdulillah. Alhambra, the magical. Sekali datang, berlalu begitu saja... Rindunya. I'm glad and happy for our Andalucia trip. Next update is Barcelona.  
 
 

Friday, December 23, 2011

let it snow ..let it snow




No snow here in Birmingham, just yet. But Christmas is just around the corner. In my mind snow only comes in Christmas, heh. Snow is a kind of weather, am I right? So it will comes eventually. Tapi christmas tahun ni diramalkan pada suhu 15degree, cukup panas lah tu. Hey, did you know that the christmas tree was originally from egypt? I randomly googled the origin of christmas tree.

Yesterday the sun came out after all. Cantiknya mentari! So we went to bullring (the city centre), joined the crowd and I really didn't plan to buy a new winter jacket but I can't resist houndstooth patent right now, plus at a really bargain price; 7pounds!











I felt so bad for scolding Aariz yesterday =( Aariz nak lari2 sendiri dalam crowd people tu, and he cried..but he ran to me =(  Sorry ok?





Friday, December 30, 2011

SubhanAllah. Sejarah setiap tiang dan ruang dalam Masjid Nabawi


Sumber di sini. Semoga bermanfaat.




Beberapa ahli sejarah telah menggambarkan ruangan dalam Masjid Nabi SAW. Misalnya Syaikh Dehlawi (958 H – 1052 H) telah menuliskan dengan detail ruangan berikut dalam bukunya “Sejarah Madinah”. Penomoran berikut sesuai dengan nomor pada denah Masjid yang terdapat pada akhir buku ini.

1. TIANG DUTA/UTUSAN: Nabi SAW menggunakan tempat ini untuk menemui para utusan yang datang. Beberapa Sahabat terkemuka duduk disekitar beliau selama pertemuan berlangsung.
2. TIANG PENGAWAL: Menjadi tempat berdiri para pengawal Nabi SAW. Matori berkata, “Pintu rumah Aisyah RA berhadapan dengan tiang ini, dan Nabi SAW melalui pintu ini menuju ke Masjid Nabawi.”
3. TIANG TEMPAT TIDUR: Abdullah bin Umar RA bercerita, “Nabi SAW menggunakan tempat ini sebagai tempat tidur beliau selama I’tikaf.

4. TIANG ABU LUBABAH: Tertulis padanya. Seperti disebutkan dalam tafsir Ibnu Katsir, Nabi SAW bermaksud untuk menghukum bani Quraizzah (sebuah suku Yahudi) atas pengkhianatannya kepada Nabi SAW. Abu Lubabah RA ditunjuk sebagai penengah. Dia secara tidak sengaja membocorkan rahasia Nabi SAW kepada suku Yahudi itu. Abu Lubabah segera menyadari kesalahannya dan mengikat dirinya sendiri pada tiang ini, hingga Allah SWT menerima taubatnya. Setelah tujuh hari, Nabi SAW menerima wahyu mengenai diterimanya taubat Abu Lubabah dan melepaskan ikatanya dengan tangan beliau sendiri. Al Qur’an, Surat Al Anfal, Ayat 27 – 28 diwahyukan untuk meberikan kepada kita sebuah pelajaran. Yakni mengkhianati kepercayaan adalah sebuah kesalahan yang sangat fatal bagi para Sahabat Nabi SAW, sehingga mereka melakukan tindakan yang luar biasa untuk memperbaiki kesalahannya.
5. TIANG AISYAH: Tabrani menyebutkan Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Ada tempat yang sangat penting di dalam Masjid Nabawi yang mulia, jika seorang mengetahuinya, mereka akan mengadakan undian untuk mendapatkan kesempatan agar bias shalat di sana”.
Suatu hari para Sahabat bertanya kepada Aisyah RA tentang tempat ini. Beliau menolak untuk memberitahukan tempat tersebut. Akhirnya para Sahabat pergi, sedangkan Aisyah RA masih bersama dengan keponakannya Abdullah bin Zubair RA. Belakangan para Sahabat memperhatikan bahwa Abdullah bin Zubair RA melakukan shalat dekat dengan tiang Aisyah. Para Sahabat meyakini bahwa Aisyah RA memberitahukan tempat tersebut secara rahasia kepada keponakannya.
Nabi SAW pernah mengimami shalat dari titik ini selama beberapa hari setelah perubahan qiblat dari Masjid Al Aqsa ke Ka’bah di Makkah. Belakangan, beliau selalu mengimami shalat dari titik yang sekarang dikenal sebagai Mihrab Nabawi As Syarif.

6. TIANG MUKHALLAQAH: Jabir RA meriwayatkan seperti disebutkan dalam hadits Buhari, “Nabi SAW bersandar pada sebatang pohon kurma (yang awalnya terletak pada tempat dimana tiang ini berada) ketika melakukan khutbah Jumat, kaum Ansar dengan hormat menawarkan pada Nabi SAW, kami dapat membuat sebuah mimbar untukmu, jika engkau menyetujuinya”.
Nabi SAW menyetujuinya dan sebuah mimbar yang terdiri dari 3 anak tangga dibangun. Ketika Nabi SAW duduk di atas mimbar ini untuk berkhutbah, para Sahabat mendengar batang pohon kurma itu menangis seperti anak kecil. Nabi SAW mendekati pohon yang sedang menangis ini dan kemudian memeluknya. Pohon ini lalu tenang setelah sebelumnya terisak-isak seperti onta betina. Pohon kurma tersebut menangis karena ia tidak digunakan lagi untuk mengingat Allah SWT.
Sejak itu batang pohon tersebut diberi sejenis pewangi yang disebut Khaluq. Dan kemudian, tiang dimana pohon kurma itu dulu berada, dikenal dengan sebutan tiang Mukhallaqah.

 
7. MIHRAB NABAWI: Tidak ada mihrab di dalam Masjid Nabawi selama periode pemerintahan Nabi SAW dan empat Khalifah yang pertama. Pada tahun 91 H, Umar bin Abdul Aziz pertama kali melakukan shalat di sini di dalam sebuah bentuk mihrab. Jika kita berdiri di dalam mihrab ini dan melakukan shalat, tempat sujud kita akan terletak di tempat dimana kaki Nabi SAW berpijak. Dinding tebal mihrab ini menutupi tempat sujud Nabi SAW yang sebenarnya.
8. MIHRAB USTMANI: Khalifah Utsman RA mengimami shalat di tempat ini. Sekarang, Imam Masjid Nabawi juga mengimami shalat di sini. Umar bin Abdul Aziz kemudian membangun sebuah mihrab di sini.
9. MIHRAB HANAFI: Sebelumnya Imam shalat dari empat Mazhab (Hanafi, Syafi’i, Maliki, dan Hambali) mengimami shalat di Masjid Nabawi secarah terpisah pada waktu yang sedikit berbeda dan tempat yang berbeda. Imam Hanafi mengimami shalat pada tempat ini. Namun kini, hanya satu shalat berjamaah yang diselanggarakan di Masjid Nabawi, yang dipimpin oleh Imam dari Mazhab Hambali. Hal ini berlaku sejak kekuasaan dipegang oleh Pemerintahan Saudi
10. MIHRAB TAHAJUD: Nabi Muhammad SAW melakukan shalat tahajjud di tempat ini.

 
11. MIMBAR: Seperti disebutkan dalam hadits Bukhari Muslin dan diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda “Antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman dari taman-taman surga dan mimbarku akan berada di telaga Kautsar pada hari Kiamat”. Berbagai pemerintahan muslim mengirimkan mimbar untuk Masjid Nabawi dari waktu ke waktu. Mimbar yang ada sekarang, dikirim oleh Sultan Murad ke-3 dari Dinasti Usmani pada tahun 998 H.
12. TEMPAT MUAZZIN: Tempat ini, berupa balkon segi empat, terletak di sebelah Utara Mimbar Nabi. Tempat ini selain sebagai tempat adzan juga sebagai tempat shalat muadzin dan untuk menguatkan suara takbir pada shalat lima waktu.
13. PANGGUNG DISEKITAR TEMPAT TAHAJJUD: (tidak ada keterangan – pent.)
14. PANGGUNG TEMPAT PETUGAS KEAMANAN: Jika kita memasuki Masjid Nabawi dari Bab Jibril, panggung ini akan berada di sebelah kanan. Dibangun oleh Sultan Nuruddin Zanki. Panggung ini sebenarnya bukanlah tempat dari Ahlu Suffah, seperti perkiraan banyak peziarah.

 
15. TEMPAT AHLU SUFFAH: Suffah berarti tempat berteduh. Sahabat Nabi yang miskin dan tidak memiliki rumah, bertimpat tinggal di Suffah. Di sini mereka mendapat pendidikan tentang Islam dan mengamalkannya. Jika kita berjalan dari tiang Aisyah berlawanan dengan arah qiblat, Suffah berada setelah tiang ke-5. Namun setelah Nabi SAW memperluas Masjid pada tahun ketujuh Hijriah, Suffah dipindah sekitar sepuluh meter kea rah Timur, seperti yang tergambar pada denah Masjid Nabawi.

16. BAB (PINTU) BAQI’: Pintu ini berhadapan dengan Bab Salam.

17. BAB (PINTU) JIBRIL: Terletak di bagian Timur, disebut juga Bab Nabi, karena beliau selalu masuk melalui pintu ini. Adapun alasan penyebutan Bab Jibril adalah sebuah riwayat dari Aisyah RA, “Ketika Nabi SAW pulang dari Khandaq, dan meletakkan senjata kemudian mandi, Jibril AS mendatangi Beliau seraya berkata, ‘Engkau meletakkan senjatamu?, demi Allah kita belum (bisa) meletakkan senjata, pergilah menuju mereka’, Nabi SAW berkata, ‘kemanakah?’, Jibril AS menjawab, ‘ke sini’, dia menunjuk Bani Quraizzah. Maka Nabi SAW keluar menuju mereka.
18. BAB (PINTU) NISA: Pintu ini dibuka oleh Umar ibn Khattab tahun 12 H. Beliau mengatakan, “Alangkah baiknya kalau pintu ini dikhususkan untuk wanita”.
19. BIR (SUMUR) HA: Jika kita memasuki Masjid dari bagian paling kiri dari Bab Fahd, sumur ini berlokasi sekitar15 meter ke dalam Masjid dan ditandai dengan 3 lingkaran. Nabi SAW terkadang mendatangi sumur ini dan meminum airnya. Sumur dan taman yang mengelilinginya dimiliki oleh Abu Talhah. Ketika dia mendengar ayat 92 surat Ali Imran yang berbunyi:
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya

Abu Talhah RA segera mengimfakkan taman ini karena mengaharapkan Ridha Allah SWT. Inilah contoh bagaimana para Sahabat berekasi terhadap ayat-ayat al Qur’an dan secara spontan langsung mengerjakan perintah Allah dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

 
20. BAB (PINTU) SALAM: Umar ibn Khattab RA membuka pintu ini yang terletak di tembok Masjid bagian Barat, ketika dilakukan perbaikan Masjid tahun 12 H. Dinamakan Bab as Salam karena letaknya sejajar dengan tempat penghormatan berupa salam kepada jasad Rasulullah SAW.

 
21. RUMAH ABU BAKAR RA: Jika kita berjalan dari mimbar melalui Bab Siddiq, rumah ini berlokasi setelah tiang ke-5 sejajar dengan Bab Siddiq. Suatu hari Nabi SAW bersabda, “Semua pintu rumah-rumah yang terbuka langsung ke dalam Masjid harus ditutup kecuali pintu rumah Abu Bakar”. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa Abu Bakar RA akan menjadi khalifah pertama.



 You can copy and share in your blog, if you want =)

Wednesday, December 28, 2011

terbangkan saya ke Philippines!


Palawan, Philippines.

Tuesday, December 27, 2011

boxing!


Can you believe the sky? Yes we still have no snow. The temperature fluctuate between 8- 14 degree..yo-yo weather.

The shoppers went crazy for boxing day.. the stores opened early, but we arrived even earlier haha. Got ourself a room at travelodge Wirral Estham (my first and last!) and as early as 9:30am dah tercegat kat Cheshire Oak designer outlet. It was my second time, after La Valle village Paris outlet. Ntahlah biasa2 saja, orang kata, to join the crowd hihi. Aiseh silap taktiklah, we should wait at the Next clearance door, sebab lambat 2 jam barang2 semua dah habis. Tapi baguslah juga, jimat sikit =)






the houndstooth winter coat mentioned in earlier post. (background song; any Gwen Steffani's track)

Britain's biggest christmas tree, heh rasanya KLCC punya besar lagi?


I later found eBay's boxing price pun competitive juga..and of coz selesa duk rumah kan..haish.. So we got shoes and clothes, Thomas attire for my son, and daddy bought vacuum mainan for him sebab kesian Aariz memang suka main vacuum heh. Sempat rembat ni masa beratur kat Next, Just Pink perfume set at 3pound



Obviously. No excuse for a pink lover hmmm..



because it is pink


Sometimes bought thing just because it is pink (and princess -.- ) Haish..macammana you all yang ada baby girl eh? =)

Saturday, December 24, 2011

Andalucia Day 3 : Alhambra, Granada





I've been waiting Alhambra for my whole life. I've been picturing myself wandering and appreciating Alhambra, to witness the Moorish masterpiece, be part of its glory  with him, my husband and my son. Have you ever heard, be careful of what you wish for =)  Alhamdulillah.

Alhambra is located in Granada, on the top of hill of Assabica. Alhambra in Arabic means 'the red', or in complete form was Calat Alhambra  'the red fotress', by which Alhambra is palaces and fortress complex.

on the way to Granada..the Sierra Nevada mountain with snow on top

 the red one, reflect the color of the red clay

Albaycin hills


Alhambra as the most significant and well known Islamic architecture was built for the last King/ Emir of Muslim in Spain from the Nasrid dynasty, Yusuf then Muhammad V the Sultan of Granada in 13th century.  I once had known about Alhambra as a refuge place for the intellectual (muslim intellectual) from Spanish Christian. And here when Queen Isabella 1 came to picture.  To her whom the last Sultan surrendered the Emirate of Granada

I better not to start cerita pasal perang Granada, nanti melencong pula entry hehe. I was truly happy for visiting my dream place. Nevertheless, feeling sadden for what I discovered. I'll tell you later. Anyway, some of the main highlight are the Nasrid palaces, Alcazaba (the fortress), the Partal, the Charles V palace (inserted in Alhambra lepas Christian ambil alih), and the lovely Generalife garden. 


 to the entrance of Nasrid palaces




The Nasrid palaces were divided into three parts; Mexuar, Serallo and Harem. It was here the Sultan, his ministers or member consult on state affair, or anything related.


 felt deja vu when I entered this room..


the interior and exterior wall, decorated with calligraphy..kalimah suci, subhanAllah.





The Serallo as the main resident for emir has rooms surround the Patio of the Myrtles ( Patio de los Arrayanes), the large pool and the very significant view/symbol of Alhambra,



Moving on here is the most famous Court of Lions (Patiio de los Leones) , central fountain which supported by 12 tame-looking lions. HOW I WISH IT IS NOT CLOSED FOR RENOVATION  T_T



this is how it should looks, picture credit to google (taken from my old post)


You must know, in it a poem says ; "Sedikit bicara dan kamu akan menemui kedamaian". WHAT A MAGICAL! I should return here..Aariz please bring mummy here again =(


More photos

 once was the path for Sultan...and Aariz now..






Aariz was amazed by the water. In here you could hear the sounds of water all around. Because the palaces were constructed followed the theme ' paradise on earth'.

reflection, at the Partal


 
The end of Nasrid palaces, the most celebrated palace in Alhambra complex. The other palace found in here is the palace of Charles V, from the holy Roman emperor in 15th century, which was inserted within the Nasrid fortification.
 
 


 dibina di atas keruntuhan dinasti Nasrid
sedih tau cerita dia..if only you want to google..



 
To tell the truth, I'm not that keen for any other place than Nasrid palaces (and the Generalife garden), I guess nothing can  beat the highest of Islamic architecture.
 
 
typical carving at Charles V palace
 
And what I disappointed most here, there was no worship room/surau.. mengingatkan Alhambra once upon a time was tempat Islam kan.. hmmm =( 
 
Now to the Generalife garden (Jennat Al Arif, Garden of Arif). Generalife was the summer palace ( tempat bersuka2 atau istana hinggap) was owned by the Nasrid emir also constructed in 13th century. The origin might have slight redecoration but still best reflects the Persian garden style with long pool and fountains.
 
 





 
 
Alhamdulillah. Alhambra, the magical. Sekali datang, berlalu begitu saja... Rindunya. I'm glad and happy for our Andalucia trip. Next update is Barcelona.  
 
 

Friday, December 23, 2011

let it snow ..let it snow




No snow here in Birmingham, just yet. But Christmas is just around the corner. In my mind snow only comes in Christmas, heh. Snow is a kind of weather, am I right? So it will comes eventually. Tapi christmas tahun ni diramalkan pada suhu 15degree, cukup panas lah tu. Hey, did you know that the christmas tree was originally from egypt? I randomly googled the origin of christmas tree.

Yesterday the sun came out after all. Cantiknya mentari! So we went to bullring (the city centre), joined the crowd and I really didn't plan to buy a new winter jacket but I can't resist houndstooth patent right now, plus at a really bargain price; 7pounds!











I felt so bad for scolding Aariz yesterday =( Aariz nak lari2 sendiri dalam crowd people tu, and he cried..but he ran to me =(  Sorry ok?